Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Sunday, April 5, 2015

Aku Memang Beruntung

Komentar dari sahabatku Nensinur sastra di salah satu tulisan aku disini mengingatkanku pada blog ini, jadilah aku ingin nulis lagi, ingin share pengalaman-pengalamanku lagi disini :)

Mengurus Dara sejak bayi hingga kini (3 tahun 3 bulan) memang tidaklah mudah, tapi tidak juga sulit. Aku bersyukur karena aku telah berhasil merawat Dara hingga kini, berhasil menjadikan Dara sebagai anak yang sehat, berhasil mendidik Dara hingga jadi anak yang cerdas dan baik hati. "Hehehe, cerdas dan baik hati itu hasil didikan atau bawaan dari sananya ya?"

Aku teringat ketika itu usia Dara kurang lebih 3 bulan. Siang itu kira-kira jam 2, Dara tertidur dan aku baringkan di ruang depan, sementara aku berada di sampingnya sambil nyetrika pakaian seabreg :D

Monday, March 19, 2012

MEMULAI HIDUP BARU BERSAMA DARA

Kini, genap seminggu aku tinggal di rumahku sendiri, (rumah kontrakan denk, hehehe...) Aku tinggal di lingkungan baru, rumah baru, suasana baru. Memang rasanya belum terasa nyaman tinggal di lingkungan baru ini, Terlebih ibuku tadi siang pulang setelah seminggu beliau menemaniku. Sebenarnya aku kurang rela juga beliau pulang secepat ini, aku tak bisa bayangkan tinggal berdua saja bersama Dara dari pagi sampe sore, walau aku yakin, aku pasti bisa.... Malam ini sekitar jam tujuh, dara nangis, aku bingung dibuatnya, entah apa maunya Dara, disusui nggak mau, dibaringkan apalagi, dipeluk pun nggak mau, sampai akhirnya Dara gumo banyak banget,


Friday, March 9, 2012

Hadirnya Dara Pramesti Hanania







Hadirnya Dara Pramesti Hanania

lanjuuuttt nih nulis lagiii, mumpung mood ku lagi ada :)
nerusin cerita kemaren nih :D

Kira-kira satu jam setelah melahirkan, seorang bidan datang padaku dan berkata: "Ini bu, Dedeknya mau belajar mimi," tak terasa beberapa tetes air mata membasahi pipiku setelah mendengar bu bidan berkata begitu, aku sangat terharu dengan kepercayaan Allah yang telah menitipkan amanahNya padaku dan suami.
Lalu bu bidan membantu aku menyusui bayiku. Aku sangaaaatttt bahagia bisa mendapatkan kesempatan itu, kesempatan dimana aku bisa menyusui seorang bayi :)

Hari kedua di RS, suster menanyakan nama bayi kami, dan mulai hari itu, resmilah nama bayi kami adalah Dara Pramesti Hanania, yang kalau diartikan: perempuan cantik nan cerdas yang dikasihi Allah Subhanahuwata’ala, Aamiiin:-)
Dara=perempuan, cerdas, Pramesti=cantik jelita, Hanania=yang dikasihi Allah.

Saturday, February 4, 2012

Pengalamanku Operasi Seksio (Caesar)



muncul lagi niiihhh,,, setelah sekian lama ninggalin blog karena sakit M alias MALAS, :D
ya, MALAS, malas nulis, abisnya bingung sih, apa yang harus ditulis, hehehe. padahal kalau aku nggak kena penyakit M, saat-saat mengandung untuk yang kedua kalinya (setelah mengandung sikembar), adalah saat-saat yang sangat indah. alhasil sewaktu sedang mengandung, blog ini aku isi dengan MP3-MP3 koleksiku, ya, karena saat itu malas banget nulis :D

Indah, sangat indah.
Waktu itu bulan Mei 2011, entah hari apa dan tanggal berapa tepatnya, aku lupa. pagi hari sekitar pukul 5, antara tidur dan bangun, aku seperti melihat kilatan cahaya. "lah kok melihat? kan Ai tunanetra tho?", hehehe, iya ya, aku lupa kalau aku ini adalah seorang tunanetra :P
Kebetulan aku masih punya sisa penglihatan, aku masih bisa membedakan terang dan gelap, dan aku juga masih bisa melihat cahaya lampu, cahaya matahari, cahaya bulan (kalau bulan purnama) :)

Wednesday, August 11, 2010

SERING KENA EUREUP EUREUP, CAPE DEEEEH...

Sebenarnya sekarang ini aku ngantuuuuuuuuuuukkkk banget, pengennya sih tidur, tapi aku males, males kena eureup eureup. Soalnya sudah dari sekitar 2 tahun lalu, kalau aku tidur di pagi hari (dari sekitar jam 5an lah), nyaris selalu mengalami eureup eureup, padahal biasaanya sehabis Subuh bawaannya ngantuk tuh…. Apalagi bulan puasa gini aku sering kurang tidur.

Pada tahu kan eureup eureup itu apa? Kalau istilah dalam bahasa Indonesianya sih ketindihan. Mungkin semua orang juga pernah mengalaminya.
Baru tahu aku, setelah aku googleing ternyata eureup eureup itu ada istilah kerennya, yaitu Sleep Paralysis. (hehehe, ketauan neh jarang baca-baca…)

Berdasarkan pengalaman, eureup eureup tuh seperti ini:
Jadi, saat hendak bangun dari tidur atau baru saja terlelap, aku merasa seperti ditindih sesuatu. Ini membuat aku sulit bangun ataupun berteriak minta tolong. Lalu, ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Aku pun berusaha untuk bisa bangun. Biasaanya usaha-usaha yang sering aku lakukan ketika itu adalah; berteriak minta tolong, sekuat tenaga mencoba menggerakkan tangan, kaki dan kepala sekencang-kencangnya, meski usaha-usahaku itu terkadang sia-sia, karena eureup eureup tak lekas hilang meski aku sudah melakukan usaha-usaha itu, aku malah capek sendiri. ya mungkin karena belum waktunya eureup eureup hilang dari tubuhku kali ya... makanya dia cuek aja… hehehe… Tapi belakangan ini kalau sedang mengalami eureup eureup, aku sudah agak jarang melakukan usaha-usaha itu. Aku mencoba untuk tenang dan mencoba tarik nafas panjang. Barulah setelah dirasakan eureup eureup itu terlalu lama hingga ketakutan nggak bisa bangun lagi, aku mencoba berteriak sekencang-kencangnya.

Banyak orang mengatakan, eureup eureup itu adalah berarti kita sedang ketindih makhluk halus… ih, sereeeeeeeemmm… waktu kecil sih aku percaya aja dengan hal itu, tapi sekarang nggak laaaah… makanya aku coba cari penjelasan ilmiah dan cara mengatasinya. That is:

TINDIHAN (ISP)

A. Definisi Tindihan
Secara Mitologi, "Tindihan" adalah pengalaman seseorang "ditumpangi" atau "diduduki" dan "diserang mahluk halus. Secara ilmiah dikenal dengan istilah "Isolated Sleep Paralysis" (ISP). Bisaanya terjadi pada saat tidur baru saja dimulai.
Seorang individu yang mengalami tindihan alias ISP akan merasakan seperti terjaga dalam keadaan sadar, tetapi tidak mampu bergerak atau menggerakkan anggota tubuhnya, tidak mampu berbicara/teriak dan tidak mampu menangis. Seringkali
disertai perasaan cemas dan ketakutan yang hebat, sehingga berusaha untuk "bangun" tapi tidak bisa dan tidak berdaya. Mereka yang mengalami ISP, dilaporkan mengalami mimpi buruk dan halusinasi, melihat keberadaan "mahluk" dari dunia lain.

B. Gejala-gejala ISP
Kondisi ini sering terjadi pada individu yang tidur dengan posisi terlentang, wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak dalam tidurnya atau dalam keadaan
hampir terjaga dari tidur. Dapat berlangsung hanya dalam beberapa detik atau lebih lama. Seringkali disertai perasaan "sesuatu yang mengerikan" menekan daerah leher atau dada, sehingga mengalami kesulitan nafas, tak mampu berteriak dan bergerak. Banyak yang menyebutnya sebagai "teror di tengah malam".

Rasa sesak dan seperti dicekik muncul karena dalam tahap R.E.M terjadi ketidaksinkronan antara lalu lintas udara dalam sistem pernafasan dengan tingkat kesadaran seseorang. Sedangkan rasa takut, yang sering divisualisasikan sebagai keberadaan mahluk lain, diduga dialami seorang individu karena sedang berusaha mengatasi dan mengindentifikasikan rasa takut dan teror yang disimpannya dalam kehidupan nyata.

Seorang peneliti ISP, Al Cheyne dari University of Waterloo, menduga bahwa ISP adalah sejenis halusinasi yang dialami seorang individu, karena adanya malfungsi dari tahap R.E.M (Rapid Eye Movement) dalam tidur seseorang. Malfungsi ini bisa disebabkan oleh stres, kelelahan fisik luar biasa dan kurang tidur. Ia
juga menemukan fakta bahwa ISP selalu terjadi pada orang-orang yang tidur terlentang. Menurutnya , mengubah-ubah posisi tidur dapat mengurangi resiko terserang ISP.

Diperkirakan setiap orang pernah mengalami ISP, sekali atau dua kali dalam hidupnya. Mereka yang sering mengalami tekanan psikis dan fisik akan lebih banyak mengalami ISP. Kondisi geologis dan lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi seseorang sehingga mengalami "tindihan." Misalnya mereka yang bekerja dalam shift lalu kekurangan tidur dan memiliki pola tidur yang tidak teratur. Beberapa penelitian bahkan menemukan, perasaan positif yang sangat kuat, seperti
jatuh cinta atau setelah melakukan hubungan seks, dapat pula menyebabkan ISP.

Saat ini penelitian juga diarahkan kepada pengaruh keadaan geomagnetik dan /atau keadaan geologis terhadap fenomena ISP.
Para peneliti mengemukakan teori, bahwa orang-orang yang tinggal di kawasan yang secara geologis aktif, seperti di daerah sekitar Samudera Pasifik, yang dikenal sebagai "Ring of Fire", lebih sering mengalami ISP.

C. ISP dalam berbagai budaya
• Indonesia Dikenal dengan istilah "Tindihan" (baca : ditekan/ditindih). Menurut kepercayaan Jawa Kuno, tindihan disebabkan oleh naiknya roh-roh halus dari
tempat penyimpanan air di bawah tanah ke bawah tempat tidur seseorang.
• Spanyol Orang-orang Spanyol menyebutnya "Pesadilla" dengan penjelasan serupa dengan "Tindihan".
• Jepang "Kanashibari" demikian mereka menyebutnya. Peneliti masih berusaha menemukan kaitan letak geologis Jepang di kawasan pasifik dengan fenomena tindihan.

D. Pencegahan dan cara mengatasi
Stress;
Usahakan hidup sehat, baik secara fisik maupun psikis. Stres diduga penyebab terbesar ISP. Atur pola tidur menjadi lebih teratur. Jangan makan dalam jumlah kebanyakan, minum alkohol/kafein dan merokok menjelang tidur, sehingga dapat mengganggu pola tidur.

Posisi Tidur;
Posisi tidur terlentang diduga menjadi salah satu penyebab ISP. Usahakan ganti-ganti posisi tidur.

Membuat Gerakan Kecil;
Beberapa orang menyarankan untuk membuat gerakan mata dengan cepat, agar dapat keluar dari situasi ISP.

Membuat Gerakan Mental;
Jika seseorang mengalami ISP, ia akan merasakan susah bergerak atau menggerakkan anggota tubuhnya. Padahal ini bukan pergerakan fisik yang sebenarnya, melainkan gerakan mental. Para ahli menganjurkan untuk terus berusaha "melawan" dan menggerakkan anggota tubuh melalui kekuatan pikiran.

Pengobatan Medis;
Diperlukan jika seseorang terlalu sering mengalami ISP.

(taken from various resources)

Mudah-mudahan setelah ini frequensi pengalaman eureup eureupku berkurang, atau tak akan mengalami lagi samasekali... :D
Mungkin nggak ya?

Tuesday, October 13, 2009

CURAHAN HATIKU

saat ini aku menangis...
Sebenarnya, agak pantang aku jika sedang menghadapi kesulitan, lalu mengeluarkan airmata. tapi...apa daya, rasanya sulit banget menahan airmata ini, airmata ini mengalir begitu saja. :((

Sejak lama, aku ingin sekali mencurahkan isi hatiku pada seseorang dengan mengatakan ini:
"Kenapa ya, keberuntungan jarang berpihak padaku..."
tapi ini kutahan-tahan agar tak terucap di hadapan siapa pun... karena orang pasti akan bilang:
"hush...kamu jangan bilang gitu donk, itu artinya kamu kurang bersyukur. sudahlah, syukuri apa yang ada..."
ya, orang pasti akan bilang begitu, dan aku tak mau mendengar hal itu terucap dari bibir siapapun untukku.
Akhirnya semua ini kutulis, karena aku sudah tak tahan, ingin mencurahkan isi hati ini, yang seperti inilah adanya.